1. Penemuan 4 Planet Baru Di awal Tahun
WASHINGTON - Baru beberapa hari berselang dari perayaan tahun baru
2012, ilmuwan telah mengumumkan penemuan beberapa exoplanet (planet yang
berada di luar tata surya kita). Ini menambah daftar panjang penemuan
exoplanet sebelumnya.
Pada akhir 2011, terdapat total 716 planet yang telah dikonfirmasi sebagai exoplanet, dan 2.326 planet yang masih berupa kandidat exoplanet. Seperti dilansir Msnbc, Jumat (6/1/2012), planet-planet tersebut ditemukan oleh teleskop yang mengorbit di luar angkasa seperti Kepler, serta pusat pengamatan antariksa di Bumi.
Sekarang ada empat planet baru lagi yang ditemukan, yaitu HAT-P-34b, HAT-P-35b, HAT-P-36b, dan HAT-P-37b. Seluruhnya memiliki lingkaran orbit yang sangat kecil, di seputar empat bintang berbeda milik mereka masing-masing. Untuk mengelilingi orbitnya, mereka hanya menghabiskan waktu selama 5,5 hari, 3,6 hari, 1,3 hari, dan 2,8 hari.
Mereka
ditemukan oleh para astronom dari Harvard-Smithsonian Center for
Astrophysics, yang mengoperasikan sebuah jaringan teleskop di permukaan
Bumi. Jaringan tersebut, yang dikenal dengan nama HATNet project,
pertama kali menemukan exoplanet HAT-P-1b, pada 2006 silam.
Exoplanet
itu, seluruhnya merupakan raksasa gas yang mengorbit sangat dekat pada
bintangnya, dan jauh lebih panas dari Bumi. Planet-planet itu bisa
diibaratkan dengann Merkurius di tata surya kita. Namun, di beberapa
tata surya asing, ditemukan juga planet gas raksasa yang mengorbit pada
bintangnya, pada jarak yang lebih dekat darai jarak Merkurius ke
Matahari.
2. Tujuh Penemuan Sains Terbaik tahun Ini
1. Dinosaurus Bertanduk Bulan September tahun ini,

Para
ilmuwan resmi menamai satu golongan baru dinosaurus yang disebut
Kosmoceratops. Berat badan golongan dinosaurus tersebut mencapai 2500
kilogram. Dan, yang membuatnya unik adalah adanya 15 buah tanduk di
kepalanya.Kosmoceratops sebenarnya telah ditemukan pada tahun 2007,
namun para ilmuwan baru bisa mengidentifikasinya tahun ini. Golongan
dinosaurus itu diduga hidup 76 juta tahun yang lalu di wilayah yang kini
dikenal dengan nama Utah, Amerika Serikat.
2. Muons dan Pembentukan Alam Semesta,

Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang
dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah
yang memungkinkan terciptanya semsta.Sebelumnya, perbedaan itu hanya
mungkin dalam teori. Hingga tahun ini, percobaan partikel di Fermilab
menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang
dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons.Perbedaan muons dan anti
muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan
mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.
3. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara

Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil
menemukan keberadaan air di bulan, tepatnya di wilayah kutub selatan
bulan. Jumlah air di permukaan bulan yang ditemukan dalam riset tersebut
sangat mengejutkan, lebih dari 50% dari yang diharapkan.Air yang
terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang
tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa
diolah menjadi air murni. Hl itu bisa menghemat biaya misi pendaratan
ke bulan sebab tak perlu membawa air dari bumi.
4. Piramida Mexico Teotihuacan

Para arkeolog yang meneliti Piramid Mexico Teotihuacan berhasil
menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan
penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan
menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.
5. Gen Penyebab Penuaan

Mengapa orang-orang tertentu tampak cepat tua? Para ahli genetika
menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut
menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung
kromosom.Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih
cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa
satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4
tahun lebih tua darinya.Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan
dalam Jurnal Genetics.
6. Planet Ekstra Surya

Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata
surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh
Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya
merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti.Penemuan planet ekstra surya
lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180.
Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g,
planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak
terlalu pnas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari.
7. Penemuan Metamaterial
dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London.
Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa "mengaduk" aliran energi
elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan
terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar